ANALISIS WACANA KRITIS (AWK) DALAM CERPEN DUA SAHABAT KARYA BUDI DARMA: KONTEKS PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

  • Mustofa Mustofa

Abstract

Teks sastra dapat dikaji dengan analisis wacana kritis (AWK). AWK merupakan tipe analisis untuk mengungkapkan ideologi, kekuasaan, sikap politik, dan gender. Dalam kaitan ini AWK digunakan untuk mengungkapkan ideologi dan kekuasaan yang terdapat dalam bahasa yang digunakan Budi Darma dalam cerpen Dua Sahabat. Kajian ini direlevansikan dengan konteks pembelajaran bahasa dan sastra di sekolah. Hal ini menarik dilakukan karena peserta didik harus mampu memahami bahasa ideologi dan kekuasaan yang memiliki pengaruh tidak langsung tetapi berdampak besar bagi pendapat peserta didik terhadap ideologi dan kekuasaan. Setiap wacana yang membicarakan ideologi dan kekuasaan selalu mengandung prasangka, karena di dalamnya terdapat ungkapan-ungkapan bahasa yang mengandung makna simbolik, atau karena pilihan kata yang perlu ditafsirkan lagi, baik mengandung hal-hal positif atau yang bersifat negatif.

Published
2017-10-21
How to Cite
MUSTOFA, Mustofa. ANALISIS WACANA KRITIS (AWK) DALAM CERPEN DUA SAHABAT KARYA BUDI DARMA: KONTEKS PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA. Bahasa dan Sastra Indonesia, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 13-22, oct. 2017. ISSN 2356-1629. Available at: <http://jurnal.appibastra.or.id/index.php/bastra/article/view/4>. Date accessed: 12 dec. 2019.